Jalan Latammacelling No.19 B, Kota Palopo, Sulawesi Selatan
fsains@uncp.ac.id

Tekan Enter untuk mencari, Esc untuk tutup

PRAKTIK KERJA LAPANG, PKL

Uji Kualitas Air Limbah Tambang Nikel, Mahasiswa Kimia UNCP Jalani PKL di PT Vale Indonesia Sorowako

30 Juni 2026 Admin 32 views
Uji Kualitas Air Limbah Tambang Nikel, Mahasiswa Kimia UNCP Jalani PKL di PT Vale Indonesia Sorowako

Fsains UNCP - Awir, mahasiswa Program Studi Kimia, Fakultas Sains, Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP), menyelesaikan Praktik Kerja Lapang (PKL) di PT Vale Indonesia Tbk, salah satu perusahaan tambang nikel terbesar di Indonesia yang berlokasi di Sorowako, Sulawesi Selatan. Kegiatan berlangsung selama satu bulan, mulai 25 Mei hingga 26 Juni 2026, dengan penempatan di Departemen Operational Excellence PP-LAB.

Sebelum terjun ke kegiatan teknis, Awir mengikuti sejumlah pelatihan wajib perusahaan, di antaranya General Induction Program (GIP), Security Induction, Employee Basic Safety (EBS), serta sesi Diversity, Equality, and Inclusion (DEI). Rangkaian pelatihan ini bertujuan memberi pemahaman dasar mengenai aturan kerja, sistem keselamatan, serta budaya kerja inklusif yang diterapkan perusahaan sebelum mahasiswa diizinkan memasuki area operasional.

Selama PKL, Awir juga berkesempatan mengikuti tur langsung ke berbagai area proses produksi nikel, mulai dari Rotary Dryer, Reduction Kiln, Electric Furnace, hingga Converter, tempat bijih nikel laterit diolah menjadi nikel matte. Tak hanya itu, ia juga mengunjungi laboratorium preparasi produk, sample house, dan laboratorium analytical instruments untuk mengenal berbagai peralatan analisis seperti ICP-OES, XRF, XRD, hingga UV-Vis Spectrophotometer yang digunakan dalam pengendalian mutu produksi.

Sebagai tugas khusus, Awir ditugaskan menganalisis parameter Total Suspended Solid (TSS) dan Total Dissolved Solid (TDS) pada sampel air limbah menggunakan metode gravimetri di Laboratorium Environmental. Pengujian ini penting untuk memastikan kualitas air limbah hasil operasional tambang tetap memenuhi baku mutu lingkungan yang ditetapkan pemerintah, mengingat tingginya kadar padatan tersuspensi maupun terlarut dapat berdampak pada kualitas perairan dan kehidupan biota di sekitarnya.

Dari hasil pengujian terhadap sejumlah sampel yang diambil selama tiga hari, seluruh nilai TSS dan TDS tercatat berada di bawah ambang batas baku mutu yang diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pengalaman ini memberikan bekal berharga bagi Awir dalam memahami penerapan analisis kimia lingkungan di dunia industri pertambangan, sekaligus mengasah kemampuan berpikir analitis dan pemecahan masalah berbasis data sebagai persiapan menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan studi di UNCP.

 

Bagikan: Facebook Twitter WhatsApp
← Kembali ke daftar berita

Berita Terkait

Tiga Mahasiswa Program Studi Matematika UNCP Jalani PKL di BPS Kabupaten Luwu

Tiga Mahasiswa Program Studi Matematika UNCP Jalani PKL di BPS Kabupat...

01 Juli 2026