Tim PKM Ikan Teri Kering Ponrang Lakukan Pelatihan Pengemasan Produk

Tim PKM Ikan Teri Kering Ponrang Lakukan Pelatihan Pengemasan Produk

Pose bersama Tim dan Mitra PKM "Ikan Teri Ponrang"

Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) usaha “Ikan Teri Ponrang” Fakultas Sains UNCP yang merupakan salah satu pemenang hibah PKM Kemenristekdikti tahun 2018 telah melaksanakan kegiatan pelatihan pengemasan pada produk ikan teri kering di Desa Mario-Tirowali Kec. Ponrang Kab. Luwu baru-baru ini, tepatnya pada hari Kamis 28 Juni 2018. Kegiatan pelatihan ini merupakan follow up atau lanjutan dari kegiatan sosialisasi dan penyuluhan yang dilaksanakan pada bulan April yang lalu.

Penimbangan ikan teri kering yang akan dikemas oleh mitra dan tim PKM

Dalam kegiatan ini, tim PKM yang diketuai oleh Muhammad Nur Alam bersama anggota tim yang lain melatih secara langsung mitra pengabdian yang merupakan pengusaha ikan teri kering, tentang cara mengemas produk ikan menggunakan alat vakum seal. Pada proses pengemasan, ikan teri ditimbang terlebih dahulu kemudian dimasukkan dalam plastik vakum sesuai dengan ukuran berat ikan teri kering. Tim PKM menjelaskan tentang cara pengoperasian alat vakum seal yang selanjutnya akan dihibahkan kepada pihak mitra pengabdian. Selain alat vakum seal, tim PKM juga menghibahkan plastik vakum, plastik kemasan standing pouch, plastik kemasan model bantal, dan kemasan plastik ukuran besar masing-masing sebanyak ± 100 lembar. Selain itu, sesuai dengan permintaan pihak mitra, TIM PKM juga memberikan plastik bening biasa sepanjang 15 meter sebagai penutup sementara untuk ikan yang belum dikemas.

Tim PKM menyerahkan alat vakum seal kepada mitra

Kegiatan ini diikuti sebanyak 6 orang pengusaha ikan teri kering yang tergabung dalam kelompok pengusaha ikan teri yang merupakan pihak mitra. Selama kegiatan berlangsung, peserta sangat antusias mengikuti arahan-arahan dari pemateri pelatihan pengemasan. Menurut salah satu peserta, pelatihan seperti ini baru mereka dapatkan dan sebenarnya telah lama menantikan adanya pihak-pihak terpelajar yang menjelaskan dan mengajari bagaimana cara mengemas produk ikan teri. “Sebagian pembeli tidak berminat membeli ikan teri kami, khususnya pembeli kalangan menengah ke atas karena ikannya sangat berbau ketika di dalam kendaraan” lanjutnya.  

Selain melakukan pelatihan pengemasan, tim PKM juga melanjutkan perjalanan menuju kantor Departemen Kesehatan Kabupaten Luwu untuk melakukan pendampingan dalam pengurusan izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT). Dalam kesempatan tersebut, tim PKM dan pihak mitra mengambil formulir dan mendapatkan penjelasan tentang mekanisme pengurusan PIRT serta membuat perjanjian tentang jadwal pengauditan produk ikan teri kering yang akan dilakukan oleh auditor dari Departemen Kesehatan Kabupaten Luwu. Sebagai langkah awal, pihak Depkes meminta kepada pihak pengusaha untuk bersurat kepada Kepala Departemen Kesehatan Kab. Luwu terkait permintaan jadwal dan auditor.

Agenda selanjutnya adalah penyuluhan dan pengauditan dari pihak Depkes Kab. Luwu terkait mekanisme dan fasilitas pengolahan ikan sebagai prasyarat untuk mendapatkan sertifikat PIRT, segera setelah surat balasan dari pihak Depkes diterima oleh TIM PKM dan Mitra (MNA/SHA).

Tinggalkan Komentar