Kuliah Perdana FSains: Inovasi Teknologi pada Agribisnis

Kuliah Perdana FSains: Inovasi Teknologi pada Agribisnis

Rektor UNCP dan Narasumber dalam Kuliah Perdana FSains

Senin, 19 Februari 2018, mahasiswa FSains mengikuti kuliah perdana yang menandai dimulainya aktivitas perukuliahan di semester genap tahun akademik 2017/2018. Kuliah perdana ini dimulai siang hari sekitar pukul 13.30 bertempat di Aula H kampus II. Hadir sebagai narasumber pada kegiatan ini Bapak Ir. Salam Taher, M.Sc., Ph.D., yang saat ini menjabat sebagai Chairman of Business Development and International Cooperation Union of Indonesian Estate Crops Farmer Association.

Kuliah Perdana FSains UNCP berlangsung khidmat

Rektor UNCP, Prof. Drs. Hanafie Mahtika, M.S., membuka acara kuliah perdana dengan memperkenalkan narasumber dan memberikan arahan agar lebih bersemangat menyambut semester genap dan juga menyatukan persepsi agar mahasiswa lebih memfokuskan diri dalam penyelesaian studi tanpa mengabaikan hal-hal yang bersifat sosial kemasyarakatan. Lebih lanjut Ariandi, S.Pd., M.Si., Ketua Program Studi Biologi, yang dalam kegiatan ini bertindak sebagai moderator memotivasi mahasiswa untuk bisa mengikuti jejak Narasumber yang bisa membawa kearifan lokal dalam bidang pertanian menjadi lebih global. Narasumber menyelesaikan studi S2 di Perancis dan mendapatkan gelar Ph.D di Belanda dengan mengangkat tesis bertemakan pertanian kakao daerah Noling, Kabupaten Luwu.

Melalui kuliahnya, Salam Taher memberikan penguatan bahwa Sains menjadi Ilmu Dasar yang mendukung disiplin ilmu lain, dan jika bersentuhan dengan teknologi maka akan menghasilkan sebuah produk yang bernilai jual tinggi. Bapak yang pernah tergabung dalam Kementrian Pertanian ini juga menyinggung soal produktivitas Indonesia yang telah jauh tertinggal dari Negara-negara berkembang lain, seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, Brunei dan Thailand. Produksi pertanian yang tidak berbanding lurus dengan perumbuhan penduduk juga menjadi fokus pembahasan lain. Di akhir materinya, narasumber mengharapkan peran aktif mahasiswa sebagai Agent of Change untuk bersinergi dengan pemerintah dan lapisan masyarakat dalam pemanfaatan teknologi dan meningkatkan produktivitas pertanian daerah Luwu Raya dan Indonesia pada umumnya. (SHA)

Tinggalkan Komentar