Dosen FSains UNCP Kembangkan Masyarakat Nelayan Lokal Danau Tempe

Dosen FSains UNCP Kembangkan Masyarakat Nelayan  Lokal Danau Tempe

Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat oleh Dosen FSains di Wilayah Danau Tempe, Wajo

Dosen Biologi Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto baru-baru ini mengunjungi masyarakat nelayan lokal Danau Tempe di Desa Assorajang, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan. Kunjungan ini dalam rangka Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang merupakan salah satu bentuk program pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) yang didanai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Tahun 2018.

 Pelaksanaan PKM oleh Dosen Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo pada tahun ini untuk pengembangan masyarakat nelayan lokal Danau Tempe melalui Program KREASI (Keripik, Kerupuk, Abon, dan Ikan Asin) berbahan dasar potensi lokal dari Danau Tempe, yaitu Ikan Gabus dan Ikan Bungo. Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Ariandi, S.Pd., M.Si. dengan anggota Serli Bongga, S.Si., M.Kes., berlangsung selama tiga hari, yaitu Sabtu s.d. Senin/12 s.d. 14 Mei 2018.

 Selama kegiatan PKM berlangsung, dilakukan pelatihan dan pendampingan pengaplikasian ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengembangkan produksi komoditi ikan lokal menjadi produk pangan yang sehat, bergizi, higienis, aman dikonsumsi, bercita rasa tinggi dan dapat diterima oleh pasar sehingga meningkatkan nilai ekonomi produk. Produk dikembangkan melalui program KREASI yaitu Keripik, Kerupuk, Abon, dan Ikan Asin dari ikan gabus dan ikan bungo agar produk yang dihasilkan lebih variatif dan diharapkan daya beli masyarakat semakin meningkat guna peningkatan penghasilan masyarakat nelayan lokal.

 

Pelatihan pengemasan produk abon ikan

Menurut Ariandi, dalam kegiatan ini diberikan pelatihan mengenai proses pengemasan dan labelling produk. Selanjutnya dilakukan proses pendampingan pemasaran dan penyebarluasan produk agar produk dapat dikenal oleh masyarakat luas tidak hanya di daerah sekitar.  Melalui kegiatan ini pula, mitra ibu nelayan lokal juga diberikan bantuan berupa alat peniris minyak abon, alat vakum dan alat press kemasan. Ariandi dan Serli Bongga selaku tim pelaksana mengharapkan kegiatan PKM ini dapat melahirkan kelompok wirausaha mandiri oleh ibu nelayan lokal Danau Tempe yang memiliki manajemen produksi, pemasaran dan keuangan sehingga pengelolaan usaha dapat  tertata secara baik dan terstruktur. (Ariandi/SHA)

Tinggalkan Komentar